Rini Wahyuni (26), warga Desa Karangpoh, Kecamatan Bungah Gresik tewas setelah membentur bak truk gandeng di Jl Raya Manyarejo, Kecamatan Manyar, Gresik.
Kanit Laka Polres Gresik Ipda Supriyono menjelaskan bahwa awal kejadian tersebut ketika korban mengendarai motor Honda Supra Nopol W 6016 KV, melaju dari Selatan ke Utara atau dari Manyar ke Sidayu. Ketika sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) berusaha mendahului dari kiri truk gandeng nopol S 9134 US yang berjalan searah.
Ternyata, tiba-tiba ada kendaraan yang tidak dikenal keluar dari pabrik sehingga mengerem mendadak dan akhirnya jatuh ke kanan membentur roda belakang truk gandeng yang disopiri Mustaji (61), warga Sumur Tawang, Kecamatan Kragan, Rembang, Jawa Tengah.
Akibat benturan itu korban langsung meninggal dunia di tempat kejadian. Selanjutnya jasad dibawa ke RSUD Ibnu Sina.
“Jenazah korban sudah diamankan di kamar jenazah RSUD Ibnu Sina. Sedangkan sopir masih dimuntai keterangan oleh penyidik,” kata Ipda Supriyono, Rabu (14/6/2017).
Atas kejadian itu, Supriyono memberikan imbauan kepada pengguna jalan berhati-hati dengan cara menguasai medan jalan.
“Tidak melaju dengan kecepatan tinggi sehingga ketika mengerem bisa stabil tidak terpeleset,” katanya.
“Jika tidak berhati-hati akan mudah bersenggolan dengan kendaraan lain. Akhirnya bisa terjadi kecelakaan,” imbuhnya.
Terpisah, sosok Rini Wahyuni dikenal sebagai pekerja jasa pengiriman online. Sehingga banyak teman yang berjualan secara online mengucapkan belasungkawa di halaman media sosial facebook dengan nama ‘Ieyin Ririn’.
Jumlah yang mengucapkan komentar mencapai 892 orang dan yang memberikan emotion sedih dan kagum sebanyak 6,3 ribu orang.
“Turut berduka moga amal dan perbuatanya semasa hidup di terima d sisi allah amiìn,” kata salah satu akun bernama Sulistiowati. (Surya/Sugiyono).
EmoticonEmoticon